Permerintahan Indonesia saat ini sedang gencar-gencarnya mencanangkan pembangunan di daerah perdesaan, tujuannya supaya tercipta pembangunan yang merata dan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Salah satu program pembangunan yang dikembangkan oleh pemerintah pusat saat ini adalah pemberian bantuan dana desa bagi desa-desa di indonesia. Tidak tangung-tangung nominal dana desa yang diberikan kepada setiap desa di Indonesia bisa mencapai Rp 1 miliar, dengan catatan disesuaikan dengan potensi dan kondisi desa di masing-masing wilayah.
Desa Karangrejo adalah salah satu dari sekian banyak desa di Indonesia yang mendapatkan bantuan dana desa dari pemerintah pusat. Untuk melaksanakan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakatnya, pemerintah desa Karangrejo mempunyai beberapa sumber anggaran, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Secara garis besar terdapat tiga sumber anggaran pendapatan yang ada di desa Karangrejo, pendapatan asli desa (PADes), pendapatan transfer yang di dalamnya meliputi (dana desa, alokasi dana desa, bagian dari hasil pajak dan retribusi daerah dan bantuan provinsi) dan yang terakhir sumber pendapatan lain-lain yang sah.
Kondisi geografis desa Karangrejo yang terletak tidak jauh dari pusat wisata candi Borobudur menjadikan akses informasi yang diperoleh cenderung lebih mudah dan terbuka untuk didapatkan. Masyarakat rata-rata sudah mengetahui terkait adanya dana desa, kebanyakan mendapatkan informasi dari beberapa sumber seperti; media televisi, radio, surat kabar, dan beberapa media sosial. Informasi dana desa juga diperoleh masyarakat dari mulut ke mulut.
Sebagai bentuk perwujudan pengelolaan keuangan desa yang transparan, efektif, dan akuntabel, maka desa Karangrejo melaporkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa tahun Anggaran 2021 yang telah berakhir kepada masyarakat luas dengan memasang baliho.
Pemasangan baliho ini dimaksudkan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang pengelolaan keuangan desa meliputi Pendapatan Desa yang berasal dari beberapa sumber yaitu Pendapatan Asli Desa, Pendapatan Transfer yang terdiri dari Dana Desa, Alokasi Dana Desa, Bantuan Keuangan Kabupaten, Bagian Hasil Pajak/Retribusi Daerah, dan Pendapatan Lain-Lain.
Melalui baliho ini, juga disampaikan tentang kegiatan-kegiatan belanja desa selama Tahun Anggaran 2021 per bidang penyelanggaraan.
Pemasangan baliho dilakukan di tempat strategis, salah satunya di Pertigaan Jalan Raya desa Karangrejo dan juga pemasangan pada tempat strategis di Perempatan Sektor desa Karangrejo.
Baliho-baliho ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengakses tentang informasi anggaran desa.