Karangrejo, 10 Agustus 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 163 Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program kerja "Merancang Identitas Kemasan Jetkolet Melalui Desain Stiker Label Khas Desa Karangrejo". Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, dengan melibatkan para pelaku UMKM Jetkolet yang tersebar di seluruh penjuru desa sebagai sasaran program.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat identitas produk khas Desa Karangrejo, yaitu Jetkolet, sejenis keripik singkong unik yang diolah dari getuk singkong yang dipenyet kemudian digoreng. Selama ini produk Jetkolet dijual oleh pelaku UMKM hanya menggunakan kemasan plastik polos tanpa adanya label maupun identitas visual apa pun, sehingga produk sulit dikenali dan kurang memiliki daya saing di pasaran. Maka dari itu, Tim KKN 163 berinisiatif merancang desain stiker label kemasan agar Jetkolet memiliki identitas yang khas dan lebih menarik bagi konsumen.
Kegiatan diawali pada Selasa, 28 Juli 2026, dengan kunjungan silaturahmi kepada para pemilik UMKM Jetkolet. Dalam kunjungan tersebut, Tim KKN 163 menggali informasi
mengenai sejarah dan asal-usul Jetkolet, serta berdiskusi mengenai konsep dan preferensi desain yang diinginkan oleh masing-masing pelaku usaha. Informasi inilah yang kemudian menjadi dasar dalam proses perancangan desain stiker label.
Proses desain dikerjakan menggunakan aplikasi Photoshop, dengan mempertimbangkan ciri khas Jetkolet sebagai produk unggulan Desa Karangrejo agar identitas visual yang dihasilkan benar-benar mencerminkan keunikan produk. Setelah proses desain selesai, dihasilkan stiker label sebanyak 30 lembar berukuran A3, dengan masing-masing lembar berisi 15 stiker, sehingga total terdapat 450 stiker yang diserahkan kepada salah satu pelaku UMKM Jetkolet.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, yaitu proses penempelan stiker label pada produk Jetkolet. Dalam kegiatan ini, Tim KKN 163 secara langsung menyerahkan dan memasangkan stiker pada kemasan produk milik pelaku UMKM, sehingga Jetkolet kini tampil dengan identitas kemasan yang lebih profesional dan mudah dikenali.
Program kerja ini juga menjadi salah satu bentuk pendampingan bagi UMKM lokal dalam meningkatkan daya saing produk melalui penguatan branding. Perancangan identitas kemasan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Jetkolet untuk lebih dikenal luas, tidak hanya di lingkungan Desa Karangrejo, tetapi juga oleh masyarakat di luar desa.
Dengan adanya kegiatan ini, Tim KKN 163 berharap identitas kemasan yang telah dirancang dapat terus digunakan secara berkelanjutan oleh pelaku UMKM Jetkolet, sehingga produk khas Desa Karangrejo ini dapat naik kelas dan semakin dikenal sebagai oleh-oleh unggulan dari Kecamatan Borobudur.
Penulis: Tim KKN 163 Universitas Sebelas Maret